Monday, October 25, 2004

Sedikit cerita dari tanggal 23 Oktober...

27 tahun.....
banyak ucapan....
banyak doa.....

Doa kakakku : semoga selalu sehat...lahir dan batin...
Doa Bosku : semoga banyak rejeki dan cepat dapat jodoh [doa yang tepat sekali, pak:)]
Doa banyak sahabatku : semoga panjang umur, sehat dan bahagia.

Doaku......
hmm.... apa ya doaku??
tidak banyak berbeda dari doa semua-nya, yang lain mungkin cuma rasa syukur-ku
Aku bersyukur untuk semua yang pernah aku punya, yang sedang aku punya maupun yang akan aku punya. Tuhan memang baik....

Teman kostku juga baik, rela kamar dan peralatan masaknya aku pakai untuk membuat makanan andalanku : Martabak Kentang!. Mengapa andalan? karena cuma ini satu-satunya makanan yang bisa aku buat dengan fasih, bahan dan takarannya tidak perlu lihat 'contekan', dan sampai hari ini yang pernah mencicipi makanan ini mengaku puas . Jadi rasanya memang tepat membuat makanan ini di hari yang cukup special buatku ini.
Tapi berhubung bulan puasa, sempat ragu juga untuk membuatnya karena tidak bisa mencicip, sementara selama ini untuk rasa asin, pedas dsb yang diandalkan adalah pencicipan. Namun akhirnya diputuskan untuk tetap membuat dan mengedepankan 'harap-maklum' jika nanti memang rasanya tidak memuaskan :)

Pagi-pagi aku ke pasar tradisional dekat kost-ku, pasar Mede. Semua bahan tersedia disana.

Bahan Kulit Martabak :
1 kg tepung terigu
2 butir telur

Bahan Isi Martabak :
1 kg kentang
2 butir telur
Bawang daun
merica, bawang merah, bawah putih, garam

Bahan saus :
1/4 gula merah
cabe rawit
bawang putih
cuka putih
garam
kecap


Jam 10.00 pagi aku mulai memasak. Pertama merebus kentang. Sambil merebus kentang aku membuat kulit martabak.

Cara Membuat Kulit Martabak
1. Campurkan tepung terigu dengan garam secukupnya
2. masuk kan dua butir telur, dan aduk sampai telur tercampur merata
3. Tambahkan penyedap rasa jika suka
4. beri air secukupnya sampai adonan cukup kenyal untuk dibentuk bulat-bulat
5. bentuk adonan bulat sebesar telur ayam, taruh di atas nampan atau permukaan rata lainnya yang sudah dilumuri minyak goreng agar adonan tidak lengket dengan permukaan.

Setelah kentang rebus matang, angkat dan tunggu hingga kentang benar-benar dingin. Sambil menunggu kentang dingin aku menyiapkan bumbu untuk menumis kentang nantinya. Bawang merah, bawang putih, merica dan garam dihaluskan. Lalu bawang daun diiris tipis-tipis.

Setelah kentang dingin, kupas kulitnya dan potong dadu sekuran kira-kira 0.5 x 0.5 cm. Jika kualitas kentangnya tidak begitu bagus, potongan dadu sebaiknya lebih besar agar potongan dadu tidak hancur.

Ketika bumbu dan kentang telah siap, selanjutnya membuat isi martabak

Cara Membuat Isi Martabak
1. Tumis bumbu yang sudah dihaluskan hingga bumbu garing
2. Masukkan irisan bawang daun
3. Masukkan kentang yang sudah dipotong dadu, aduk hingga bumbu merata dipermukaan kentang
4. Masukkan 2 butir telur (tidak perlu dikocok), aduk hingga telur merata dipermukaan kentang
5. tambahkan garam secukupnya
6. tambahkan penyedap rasa jika suka.
7. Angkat kentang jika seluruh telur telah matang dan merata dipermukaan kentang.

Sambil menunggu isi martabak dingin, aku mempersiapkan bahan untuk saus-nya. Gula merah direbus dengan 3 gelas air. cabe rawit, bawang 6 siung bawang putih dan garam aku haluskan. karena aku suka pedas jadi cabe rawitnya kira-kira 20 :)'. Setelah gula merah hancur dan air agak mengental, panci aku angkat dan air gula merah tersebut disaring, lalu panaskan kembali air tersebut hingga mendidih dan bumbu yang sudah aku haluskan tadi aku masukkan. Untuk melengkapi rasanya bumbu yang aku tambahkan adalah garam, sedikit kecap manis dan cuka putih. Karena tidak bisa mencicip aku percaya saja kalau saus ini rasa manis, asam, dan asinnya sudah cukup.

Selanjutnya adalah pembuatan martabak. Hal yang perlu aku siapkan adalah bagian belakang baki atau benda apapun yang permukaannya rata, bisa juga permukaan meja atau lantai. Hari itu yang tersedia hanya lantai saja :) jadi aku mengalasi lantai dengan plastik bersih yang sudah dilumuri minyak.

Cara Membungkus Martabak.
1. Ambil satu bulatan kulit martabak, tekan-tekan bulan tersebut hingga bulatan tersebut melebar dan menipis. Namun hati-hati jangan sampai kulit tersebut robek.
2. ambil satu sendok penuh isi martabak taruh di tengah-tengah kulit tersebut
3. lipat kulit sbb :' bagian kulit sebelah kiri yang tidak ada isinya lipat ke tengah, bagian kulit sebelah kanan yang tidak terkena isinya juga lipat ketengah, sehingga dua bagian tersebut bertemu ditengah. ujung atas dan bawah juga lipat ketengah. jadi semua lipatan bertemu dibagian tengah kulit.

Pukul 2 siang semua martabak telah jadi, selanjutnya adalah proses menggoreng. Karena buka puasa masih agak lama, jadi semua martabak aku goreng tidak sampai matang dahulu. Agar nanti ketika digoreng untuk kedua kalinya kulitnya tidak jadi keras.

Dari 1 kg tepung terigu dan 1 kg kentang hasilnya adalah 30 martabak. Cukup untuk mengantar teman-teman kost. 1 orang dapat 3 :)

30 menit menjelang buka puasa aku kembali menggoreng martabak kentang tersebut. dan mulai membagikan ke teman-teman kost, recepsionist kost juga kebagian :)'. Semua yang diantar disertai 'peringatan' : kalau rasanya agak aneh mohon dimaklumi ya karena tidak dicicipi ketika memasak:)'.


4 Comments:

At 2:52 PM, Blogger Kanti (Hyoutan) said...

okta selamat yahhhh
mampir-mampir ke blogku yah.

 
At 9:56 PM, Blogger Unknown said...

Hepi bersdei..telat tapinya...hehehe..kalo doaku: Semoga Yang Kuasa melindungi dan memberikan yang terbaik senantiasa. :) Duh resep martabaknya jadi bikin pengen...yummy...thanks yah dah mampir ke blogku..sorry nih aku baru main-main ke sini sekarang..baru sempet. :D

 
At 8:06 AM, Blogger inez said...

Kanti : Makasih ya ucapannya..dan kunjungannya lagi :), aku udah mampir kok ke blog mu..tp belum 'meninggalkan' jejak ya? :) aku tiap hari kok ke blog mu kan, nanti aku 'cap jempol' disana ya..:)

Mbak Mila : makasih ucapan dan doanya ya, makasih udah mampir juga ke blog ku.

 
At 3:21 PM, Blogger B gank said...

Lam kenal dri gw punk cilacap,aduh w bca mrtbak kyone enak ya, wlh tk jajal lah rsepe,inez thank

 

Post a Comment

<< Home